Posted on Leave a comment

Menyimpan kekayaan sangat bebeda dengan mencarinya. Apalagi menyembuyikannya?

Apakah anda seorang profesional seperti pengacara, dokter, notaris? Berbeda dengan pengusaha yang memiliki pembukuan yang rapih ketiga profesi tersebut biasanya tidak memiliki pembukuan untuk pelaporan pajak. Akhirnya dipukul rata dengan Norma Pajak Penghitungan Netto sesuai PP No.46 tahun 2013.

Jeleknya dari cara diatas, apabila ada sesuatu yang tidak sesuai antara ‘pengakuan’ dengan pengeluaran kita , maka bisa dengan tiba tiba Ditjen Pajak akan menagih “Kurang Bayar” dengan asumsi mereka. Caranya dengan mengecek pengeluaran kartu kredit dll. Parahnya ketika ditagih disaat kita sedang tidak punya uang. Apakah anda ingin menghindari saat seperti itu?

Sekarang dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan, maka efektif mulai April 2018, Ditjen Pajak untuk keperluan Automatic Exchange of Information 2018, bisa menelisik akun perbankan yang memiliki saldo diatas Rp 1 Miliar.

Khawatir? Tidak perlu apalagi saat ini adalah masa-masanya booming Cr7pt0cure8cc7. Anda dapat memanfaatkan turunan dari Bitcoin yaitu Privacy Coin Monero dan Stable Coin Gemini untuk menyimpan kekayaan anda secara aman didalam blockchain.

Lho Bagaimana aman kan harganya naik turun? Bitcoin, Ethereum, Monero betul naik turun harganya dengan volatilitas tinggi, tetapi kita hanya menggunakan MONERO, ETHEREUM dan Bitcoin sebagai medium transfer dari Rupiah ke Gemini yang di peg ke USD.

Proses transfer ini hanya memakan waktu 15-30 menit tergantung kesibukan Blockchain, dan medium utama untuk penghilangan jejak yaitu MONERO (XMR) dan target akhir adalah US DOLLARS pegged GEMINI.

APA ITU MONERO (XMR)

Monero adalah cryptocurrency seperti kebanyakan alt coin lainnya. Meskipun hampir semua penyedia crypto berbicara tentang privasi dan keamanan, nilai jual dan kelebihan Monero adalah tentang dua fitur ini. Ethereum dan turunannya sangat cocok untuk aplikasi perusahaan sebagai SMART CONTRACT. RIPPLE muncul sebagai alat untuk menggantikan ketergantungan industri perbankan global pada transfer uang menggunakan jaringan SWIFT.

Monero idealnya ditargetkan bagi mereka yang mengutamakan Privasi. Tanpa masuk ke hal-hal yang terlalu techy, inilah yang membuat XMR mempunyai feature super private. Monero menawarkan perbaikan pada teknologi yang ada dengan mengaburkan semua elemen termasuk identitas pengirim, penerima, dan jumlah nilai setiap transaksi.

Bandingkan ini dengan cryptocurrency seperti bitcoin, di mana buku besar publik( public ledger) dalam blockchain  menunjukan alamat transaksi secara terbuka dari awal transaksi sampai yang terakhir bisa diketahui semua orang dan bisa dilacak.  Monero memberikan  keuntungan ketika datang untuk melindungi privasi penggunanya.

Apakah semua privasi ini bagus? Saya pikir Anda dapat melihat ke mana semua ini terjadi. Kembali pada tahun 2013 ketika Monero muncul ide privasi adalah sangatlah kecil dan tidak banyak yang menginginkan di dunia crypto dengan sedikit peringatan bahwa regulator global akan melakukan perang terhadap transaksi moneter pribadi.

Kelemahan lainnya dalam sistem adalah bahwa dengan kerahasiaan penuh membuat mustahil untuk membuat daftar hitam penipu dan aktor buruk lainnya.

Bagi kami yang merupakan pemantau Monero akan mengingat tahun boom 2016. Itu adalah waktu transaksi melonjak dari hanya 468 per hari, menurut BitInfoCharts, menjadi lebih dari 4.000. Itu adalah waktu ketika AlphaBay (Dark Market) mengadopsi Monero. Dari titik itu hingga Juli 2018 lalu Monero melakukan pertunjukan yang bagus.

Pada saat itulah AlphaBay, dengan 200.000 pengguna dan 40.000 vendornya, dimatikan oleh Departemen Kehakiman AS, yang juga menangkap pendiri platform tersebut.

MONERO terbukti tangguh

Sementara Monero dibebaskan dari tuduhan keterlibatan dalam kegiatan darknet dari AlphaBay, sangat wajar untuk FBI menganggap kedepannya sebagai target hukum. Meski begitu, hilangnya AlphaBay belum menghentikan arus lalu lintas. Bukti menunjukkan Monero sangat tangguh.

Screenshot alphabay darweb , penjual Sabu Sabu yang menerima XMR

Sejak hari setelah pengumuman AlphaBay, volume transaksi Monero hampir dua kali lipat. Pada puncak Desember, kapitalisasi pasar telah meningkat hampir 15 kali menjadi $ 6,8 miliar. Meskipun Monero turun hampir 60% dari nilai ini dalam keruntuhan harga, itu tidak separah Bitcoin, Ethereum atau Ripple.

MASA DEPAN XMR

Teknologi keuangan adalah peluang sangat besar, tidak terbantahkan. Apakah Monero adalah pemain utama atau daya tarik utamanya bagi pengguna yang mencari privasi mutlak? Ada banyak yang bisa dikatakan untuk privasi tetapi ketika kekuatan utama penjualan terbesar Monero bisa berubah menjadi kelemahan utama sebagai sesuatu yang dicurigai, sebagian meragukannya.

Pada saat ini, peraturan pemerintah tidak diskriminatif. Rata rata semua pemerintah memusuhi semua crypto. Itu pasti akan berubah seiring waktu. Itu bisa menguntungkan alt coin lain seperti Ethereum atau Ripple, misalnya. Demi objektivitas, Ethereum dan Ripple jauh dari satu-satunya cryptos yang memiliki eksposur yang lebih rendah terhadap risiko regulasi.

Dan kemudian ada pertanyaan tentang nilai pengguna ke privasi mutlak. Monero mungkin telah menciptakan perangkap tikus yang lebih pribadi daripada bitcoin, tetapi tampaknya transaksinya tidak jauh lebih cepat dan tentu saja fee tidak lebih murah. Pada akhir bulan Desember 2108 (ketika crypto sedang puncak-puncaknya), keluhan sangat keras dan panjang bagaimana biaya transaksi bitcoin mencapai level $ 20. Pada saat itu, ukuran rata-rata blockchain bitcoin hampir satu juta dan waktu transaksi sekitar 8 detik.

XMR bisa mengaburkan transaksi hingga tidak terlacak

Monero jauh lebih cepat selama periode ini tetapi dengan bayaran yang sama sebesar $ 20. Ini bukan biaya murah yang akan mendorong adopsi massal. Hanya orang seperti Notaris, Dokter dan Pengacara atau pejabat-pejabat pemerintah dan  mereka yang membutuhkan menyembunyikan identitas terhadap harta mereka akan tertarik membayar. Dalam analisis terakhir, orang yang paling diuntungkan dari hal ini adalah profitabilitas penambang Monero. Pada akhirnya, para penambang bisa memiliki tempat penampungan pajak terbaik dari semuanya.

Tertarik mempelajari MONERO? #kursus_bitcoin

Posted on Leave a comment

Money Laundering/Tindak Pidana Pencucian uang cara dulu dan jaman Bitcoin.

PENGERTIAN MONEY LAUNDERING (TPPU)

 

 

Apa itu Money Laundering, adalah kegiatan atau usaha untuk menyembunyikan asal usul harta, biasanya harta diperoleh dari aksi kejahatan atau korupsi . Money laundering juga bisa dikenakan kepada orang yang menyembunyikan hartanya dari kejaran dinas pajak. Tujuan dari aksi ini adalah supaya harta yang diperoleh secara haram bisa dibuat seakan akan dari cara legal.

Kata Money Laundering atau TPPU (tindak pidana pencucian uang) pertama muncul dalam era 1920-1933 Prohibition in the United States ( https://en.wikipedia.org/wiki/Prohibition_in_the_United_States) atau era pelarangan minuman keras, sehingga banyak aksi penyelundupan, pemalsuan minuman keras dan munculnya mafioso atau kejahatan ter-organisir yang melakukannya pertama kali.

Saat ini perdagangan Narkoba, dan aksi terorisme juga dibidik oleh pasal TPPU.

 

FASE-FASE MONEY LAUNDERING TRADISIONAL

 

Ngutip dari blogyoga, Fase pertama adalah placement atau penempatan uang hasil kejahatan dalam aset tertentu misal Saham, Obligasi, Asuransi, Cash, Real Estate atau Aset Bergerak.

Fase kedua, adalah Layering , atau Mixing disini adalah proses mengaburkan atau memindah mindahkan aset , membagi bagi dalam jumlah kecil dsb. Lalu tahap terakhir adalah Integration atau mengembalikan harta ke tujuan akhir, sehingga seperti kesatuan utuh yang seakan akan diperoleh dari cara halal.

Dari ke 3 Fase diatas yang terpenting adalah proses Layering atau Mixing. Proses ini biasanya menggunakan cara Smurfing atau memecah proses wire transfer ke bank dalam transfer jumlah kecil, misal di Indonesia PPATK dan pihak bank hanya mencurigai aliran dana diatas Rp500jt, jadi secara teori apabila mengharuskan sogokan Rp600 juta bisa saja di bagi 20x pembayaran dari 20 sumber yang berbeda.

Apabila nilai transaksi sangat besar, biasanya dikarenakan pemecahan transaksi tidak memungkinkan maka bisa dilakukan Off Shore Banking, di negara-negara yang biasa disebut TAX HEAVEN. Negara-negara ini biasanya mengenakan pajak penghasilan kecil kepada penduduknya, tidak memiliki hukum extradisi, dan memiliki UU Kerahasiaan Perbankan yang kuat. Negara-negara ini biasanya kecil dan dengan melakukan atau membantu Money Laundering , perbankannya bisa mendapatkan akses dana hard cash murah untuk digunakan sebagai pinjaman atau pembangunan di daerah setempat.

Negara-negara tersebut diantaranya :

  1. Switzerland
  2. Cayman island
  3. Virgin Island
  4. Panama (kaya nazzarudin eks bendahara Partai Demokrat dia cerdas lari ke Panama kehabisan duit dia)??
  5. Malta
  6. Gibraltar
  7. Bahama
  8. Belize
  9. Andorra
  10. Bermuda
  11. Channel islands (Guernsey & Jersey)

Saya ingat sekali ada 1 orang ex Menteri jaman Presiden Suharto yang menaruh kekayaannya di perbankan di Luxemburg (saat sebelum 2001 kejadian teror WTC 9/11, luxemburg, hongkong dan Singapore bisa untuk money laundering), menteri ini lulusan Perancis dan menggunakan 2 bank , satu di Perancis dan bank akhir di Luxemburg untuk Layering dan Integration. Dan menteri ini apabila menerima sogokan mempersilahkan uang di transfer ke Luxemburg atau Perancis dan di withdraw dengan kartu debit VISA keluaran Luxemburg.

 

Cryptocurrency dalam pencucian uang

 

 

Seperti dalam artikel yang saya tulis sebelumnya, Money Laundering menggunakan Bitcoin tidak bisa dilakukan karena Blockchain yang dipakai bersifat transparan dan catatan Ledger yang terbuka selamanya, dan FBI sudah memiliki Transaction Graph Analytic Software untuk mem-bundle wallet-wallet akun yang saling bertransaksi untuk di analisa.

Akan tetapi Cryptocurrency memiliki 2 features yang sangat berguna yaitu portability  , Speed dan practicality , dan karena ada kebutuhan privacy dan anonimity dalam penggunaannya di mass adoption seperti yang saya tulis di artikel sebelumnya, maka bermunculanlah Privacy Coin seperti XMR (MONERO) dan XVG (VERGE) , yang dapat digunakan sebagai Layering untuk TPPU, atau bahasa kerennya Bitcoin Mixer yaitu kegiatan mencuci asal usul bitcoin dengan menggunakan (biasanya) XMR atau XVG.

Bahkan dengan menggabungkan Privacy Coin dengan Stable Coin (koin yang di peg 1:1 ke mata  uang USD atau EUR) seperti Gemini, seseorang tidak perlu menyimpan dana yang ingin disembunyikan di integrasikan kembali ke sistem perbankan tapi bisa selamanya ditaruh dalam Gemini atau TrueUSD yang bernilai stabil  dan hanya sekali kali apabila perlu menariknya kembali ke Mata uang kertas apabila ada kebutuhan sehari hari. Bahkan untuk belanja pun sudah ada debit card yang terhubung khusus ke Hot Wallet Cryptocurrency.

Kesimpulan, di jaman cryptocurrency saat ini, seseorang untuk mencuci uang tidak perlu capai-capai menukarkan dulu ke cash atau membawa cash besar ke negara2 tax heaven, dan bahkan tidak perlu memiliki milyaran rupiah, jumlah ratusan $ saja Anda bisa melakukan TPPU yang rumit dan aman. Cukup dengan modal PC yang terhubung ke masternode XMR , Anda dapat melakukan proses layering. Tidak perlu dalam proses re-integrasi , sebuah Shell Company yang mahal dibuat di negara Tax heaven atau mendirikan Yayasan supaya bebas pajak, cukup akun Exchanger semacam Indodax, Hard Wallet Privacy Coin yang di download ke PC, dan kesemuanya bisa dilakukan di rumah, cafe , di jalan raya asal PC kita terhubung ke Internet.

Untuk belajar Layering dengan menggunakan XMR dan XVG silahkan kontak kami.